ESELON III DILANTIK, BUPATI: JALIN KEKOMPAKAN DAN TUNJUKKAN KINERJA
Lubuk Sikaping, BRM
Sebuah penantian yang sangat mendebarkan hati dan menyesak dada sebagian besar para PNS yang berada pada Pangkat/golongan IIIC keatas, untuk kemungkinan mendapat kesempatan dalam pengangkatan pada jabatan struktural eselon III di lingkungan Pemkab Pasaman tahun 2011.
Sesuai Lampiran SK Bupati Pasaman nomor 821.23/08/BKD-2011, tanggal 2 Pebruari 2011 lalu, maka pada pagi Jumat 11/2 kemarin terjawab dengan digelarnya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Bupati Pasaman H. Benny Utama, SH MM di Gedung Pertemuan Syamsiar Thaib, Komplek Pemkab Pasaman.
Sebanyak 96 nama dinyatakan menempati eselon IIIA dan IIIB untuk berbagai jajaran SKPD tahun 2011 ini terdiri dari sejumlah wajah baru dari sebelumnya berada pada posisi struktural maupun fungsional, namun mayoritas adalah wajah lama yang telah menunjukkan kiprahnya di Pemkab Pasaman selama ini.
Bupati Pasaman H. Benny Utama, SH MM dalam pidatonya mengakui baru pada hari itu bisa melantik eselon III dan beberapa Kepala Sekolah Tingkat Menengah di jajaran pemerintahannya. Seperti pernyataan pada pengangkatan eselon II dan III minggu lalu, H. Benny Utama tetap memegang hasil penilaian kinerja dan prestasi kerja dan tidak terkait status hubungan kedekatan atau alasan informal lainnya.
Dijelaskan H. Benny Utama bahwa selaku Bupati, hanya menandatangani SK dan melantik saja, yang memilih, menunjuk dan mengusulkan adalah Sekdakab Pasaman Drs H Samsurizal MM yang merupakan jenderalnya para PNS di jajaran Pemkab Pasaman. Sementara yang menjadi penaggung jawab adalah Wakil Bupati Pasaman Daniel SPd.
Bupati Pasaman menghimbau kepada PNS yang telah dilantik untuk menunjukkan prestasi dan prestise kerja dan kinerja yang optimal. Dan antara sesama rekan di lingkungan SKPD masing-masingnya serta antar jajaran SOTK SKPD lainnya mampu membangun kemitraan dan kekompakkan yang kondusif dan harmonis.
Soal urusan kepegawaian ini, H. Benny Utama mengakui memang tidak ikut mengaturnya langsung, sehingga sampai-sampai melontarkan pertanyaan, “ Berapa gaji eselon III ini, Pak Sekda?”, tanya H. Benny Utama dalam pidatonya tersebut. Dijawab Sekdakab Samsurizal, “Seluruhnya Rp.4juta/orang, Pak”jawabnya.
“Hal ini jelas dikatakan, dan untuk pembayaran gaji PNS, tersedot dana 60% dari APBD Pasaman, Sedangkan untuk fisik proyek Cuma 40%saja?, Tidak!” tegas Bupati. “Coba kita bayangkan bersama”, lanjut H. Benny Utama, “Kalau kita bandingkan jumlah penduduk dengan jumlah penduduk pegawai termasuk para guru yang mengajar disemua sekolah yang tersebar di seluruh pelosok Kabupaten Pasaman, lebih dari 6000 orang, sementara penduduk berjumlah 321ribu lebih”, ungkap H. Benny Utama.
Sementara terjadi keterlambatan pelaksanaan mutasi, rotasi dan penyegaran di lingkungan Pemkab Pasaman, bila dibandingkan dengan di berbagai Kabupaten/Kota lain di Provinsi Sumatera Barat tersebut, disebabkan antara lain, penilalaian yang pertimbangan dari hasil keinerja dan prestasi kerja yang objektif, unkap Bupati.
Dalam bahasa selorohnya, H. Benny Utama menyodorkan perumpamaan kebersamaa diantara sesam pegawai agar meniru tradisi bebek. Bebek, menurut H. Benny Utama, punya kebiasaan baik yang patut dicontoh, seperti budaya antri, damai, dan bila dikasih makan, mereka menyosor bagian yang dekatnya saja dan tidak merusak kesempatan teman disekelilingnya untuk makan. Sedangkan kebiasaan buruk yang perlu dihindarkan adalah seumpama kebiasaan ayam, selain makan mencotok makanan, juga mencakar makanan hingga semrawut dan berserakan kemana-mana, setelah kenyang, sang ayampun tega-teganya mencotok teman-temannya disekitarnya. Dan bahkan memburu apa saja yang dianggap mengganggu ketenangan mengisi lambungnya, ujarnya sambil tersenyum.
Perumpamaan ini ditujukan pada kebiasaan sebagian PNS di Pemkab Pasaman yang berprilaku tidak wajar, sehingga memancing persaingan tidak sehat dan bobroknya kinerja mereka. Contohnya saja, bila ada sedikit ketersinggungan pribadi diantara sesama PNS, dengan enteng saja mencari-cari kesalahan rekan seprofesi, maupun mitra kerja di SOTK dan SKPD lainnya sebagai ungkapan kecemburuan sosial yang tidak sehat. “Inilah tradisi dan budaya yang harus diberantas ke depan, agar Pasaman betul-betul bisa kita bangun dengan sebaik dan semaksimal mungkin, jelas Bupati H. Benny Utama di akhir pidatonya.
Sejumlah nama Pejabat yang merupakan wajah lama di Pemkab Pasaman yang mendapat posisi kenaikan pangkat dan eselon antara lain:Efka Emi,SH yang sebelumnya Kabid Binsapras Disporabud/eselonIIIB menjadi Kabag Administrasi Setda/Eselon IIIA, Nifa Hakola,SH sebelumnya menjabat Kasubag TPU Setwan DPRD Pasaman/eselon IVA menjadi Kabag Umum Setwan/eselonIIIA. Nasrul, ST dari eselon IVA naik jadi Kabid Bina Marga pada DPU/eselonIIIB, Aprialdi Said,SH dari IVA menjadi Kabid Kebersihan dan Pertamanan DPU Pasaman/eselonIIIB dan Yusman, SKM PNS pada BKD menjadi Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinkes/eselonIIIB serta Budi Hermawan,SH dari IVA naik ke posisi Kabid Humas Diskomifo/eselonIIIB dan sejumlah nama lainnya. RD87/RD100.
2
TK Islam Jam’iyyatul Hujjaj Bukitinggi
gelar Peragaan Manasik Haji
Bukittinggi, BRM
Taman Kanak-kanak Islam (TKI) Jam’iyyatul Hujjaj Bukitinggi pada Kamis, 10/2 lalu dalam rangka memotivasi anak didiknya, menggelar Peragaan Manasik Haji di lapangan Kantin Wirabraja Bukittinggi. Sebelum acar tersebut dilakukan pawai ta’aruf keliling Kota Bukittinggi yang diiringi juga oleh seluruh orangtu/wali murid TKI tersebut.
Ketua Yayasan Jam’iyyatul Hujjaj Bukitinggi, Hj. Zaidar yang didampingi Kepala TKI Fitriani,SPd mengungkapkan bahwa seluruh siswa TKI Jam’iyyatul Hujjaj Bukitinggi yang terdiri dari TKI sebanyak 6 lokal, yang tiap lokal memiliki 30 murid. Selain itu juga diikutsertakan 80 orang siswa SD Jam’iyyatul Hujjaj Bukitinggi.Acara secara resmi dibuka oleh Kepala kantor Departemen Agama Kota Bukittinggi.
Menurut Hj. Zaidar, untuk pelaksanaan acara ini tidak dipungut biaya apapun dan kegiatan ini bertujuan ganda, tujuan internalnya adalah memotivasi dan menanamkan kecintaan terhadap pelaksanaan ibadah rukun kelima dari rukun Islam serta membentuk keyakinan dan keimanan yang benar dan mantap terhadap calon generasi penerus umat Islam masa mendatang.
Disamping itu, menurut Hj. Zaidar ditujukan kepada masyarakat bahwa perlunya memperkenalkan dan menanamkan pendidikan agama dini pada anak, melalui berbagi kegiatan yang merangsang perhatian dan minat anak, sehingga anak akan terbiasa dan tertanamnya keyakinan beragama ini, dan bermuara pada pembentukan karakter dan akhlak yang terbina dan terarah, sehingga akan menjawab kekhawatiran kita akan terhindarnya anak-anak dari pengaruh arus perkembangan budaya dan transformasi global yang sangat cepat dan hamper tidak terbendung tersebut.
Suatu hal yang menggembirakan dari kalangan orangtua/wali murid, seperti yang diungkapkan kepada Koran ini adalah, pelaksanaan acara yang tidak dipungut biaya alias gratis dan kepada peserta diberikan piagam dari Yayasan Jam’iyyatul Hujjaj Bukitinggi. Seperti dinyatakan ibu Yanti, orang tua dari Viona Putri Arianti, salah seorang murid TKI ini, dari warga Taluak IV Suku Banuhampu kab. Agam. Menurut Yanti, acara ini dikemas sedemikian rupa, sehingga sangat menyenangkan dan disukai anak-anak, apalagi ini gratis, katanya. Untuk itu, Yanti berharap acara serupa akan tetap dipertahankan dan kalau memungkinkan agar lebih banyak lagi bentuk kegiatan seremonial yang bersifat memotivasi jiwa dan pertumbuhan serta perkembangan yang berimbang antar ilmu pengetahuan dan spiritualitas keagamaan yang baik.
Suatu keunikan tersediri terbukti tertanam kecintaan anak-anak pada sekolah yang dikelola Yayasan Jam’iyyatul Hujjaj Bukitinggi ini, Viona Putri Arianti ketika ditanya sang ibunya Yanti bahwa jika tamat TK nanti, akan melanjutkan Ke SD mana? Dengan spontan Viona Putri Arianti menjawab, SD Jam’iyyatul Hujjaj, ditanya alasannya, anak itu menjawab, “Disana sekolahnya menyenangkan, pelajarannya mudah dipahami dan guru-gurunya baik dan ramah, mengerti dengan muridnya, kata Viona dengan lancar dan bijak. RD95.
3
Mobnas BA 2 D masih di Medan
Pasaman, BRM
Keberadaan Mobil Dinas (Mobnas) Ketua DPRD Pasaman, sebuah Nissan Terrano warna Coklat susu yang bernomor seri BA2D itu, setelah ditinjau ke lapangan oleh Tim Sat Pol PP dan pegawai Sektretariat DPRD yang dipimpin Kasat Yusrizal,SH MHum itu langsung ke lokasi yang dinformasikan oleh melalui sebuah memo kepada Destanul Aulia, anak Ketua DPRD Kota Medan dan Amiruddin Ketua DPRD Kota Medan tersebut sebagaimana dimuat pada berita BRM Rabu 9/2 lalu. Sampai saat ini masih berada di TKP penitipannya di di bengkel “Al Hanafiah” Kota Medan, Sumatera Utara.
Kasat Pol PP Yusrizal,SH MHum yang didampingi Anna Hanafia dari Sekretariat DPRD membenarkan hasil cek fisik Mobnas BA2D itu dalam keadaan rusak, sesuai dengan pengakuan pihak OKP Kota Medan yang ikut memadamkan kobaran api yang melambai dari mobnas tersebut di sebuah jalan di Kota Medan dan kemudian BA2D ditarik ke bengkel Al Hanafiah Jl. Karsan komplek Kowilhan No.24 Medan itu.
“Jadi, biaya pemadaman api dan penarikan ke bengkel yang harus ditebus sebesar Rp. 4,5juta ditambah mobilisasi ke Lubuk Sikaping diperkirakan Rp.8juta”, kata Anna Hanafia.
Di lain pihak, H. Fetris Oktri Hardi,SE Msi, anggota DPRD Pasaman dari fraksi PPP yang di dampingi Sekwan Syahrial,SH MM di ruang kerjanya senin, 7/2 lalu mengungkapkan bahwa secara pribadi dan organisatoris, H. Fetris telah mengingatkan H Samsuri, SE SH MM Msi selaku kakak senior maupun sebagai Ketua DPC PPP Pasaman telah dianjurkan untuk mengembalikan kendaraan tersebut kepada Pemkab Pasaman. Jangan sampai menjadi penyebab rusaknya citra pribadi maupun partai, kata H. Fetris.
Menurut H. Fetris, sewaktu Samsuri masih menjabat Ketua DPRD beberapa bulan menjelang habis masa jabatannya untuk mengusulkan lelang mobnas tersebut, sehingga masalahnya tidak menjadi runyam seperti saat ini. Sebab, lanjut H. Fetris, saat ini telah keluar Peraturan yang menentapkan bahwa tidak ada lagi proses lelang kendaraan untuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD.
Disisi lain dari salah seorang tokoh partai menyebutkan bahwa dirinya tidak yakin tentang angka biaya pemadaman api dan penarikan ke bengkel yang harus ditebus sebesar Rp. 4,5juta ole Pemkab Pasaman, seolah-olah ada permainan yang terselip didalamnya, alias cari kesempatan dalam kesempitan, katanya.
Sebagaimana sebelumnya, Samsuri pernah menemui Yasri Ketua DPRD Pasaman saat ini, bahwa dia akan mengembalikan mobnas itu sendiri, tanpa perlu diminta atau dijemput ke Medan. Namun ternyat janji itu tak kunjung dipenuhi, sehingga akhirnya harus menjadi PR Pol PP Pasaman. “jika memang Samsuri mengaku sebagai tokoh dan orang yang berjiwa besar, tentunya dengan penuh kesadaran memenuhi apa yang telah diucapkannya”’ kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya itu. RD87/RD100
4
WALINAGARI TIDAK HADIRI MUSRENBANG NAGARI PANTI
Panti, BRM
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Nagari Panti, Kabupaten Pasaman, merupakan salah satu upaya dalam menindaklanjuti pembangunan fisik di nagari itu untuk masa yang akan datang.
sehingga, Musrenbang ini diharapkan dapat berjalan lancar dan penuh ketelitian, guna mewadahi aspirasi masyarakat nagari yang mengapung, betul-betul dapat diakomodir lewat Musrenbang ini.
Menurut salah seorang tokoh masyarakat Nagari Panti, Khairuddin Simanjuntak, Musrenbang ini merupakan sebuah peta dalam mewujudkan langkah berbagai bentuk pembangunan fisik. Makanya, melalui Musrenbang ini, sangat diharapkan adanya peran semua elemen masyarakat.
Sementara Musrenbang sebagai sarana penentu pembangunan nagari ke depan, tidak dihadiri ole Pak Wali Nagari dan Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Panti. ‘’Padahal, peran dan keterlibatan Bamus sangat dominan dalam pembahasan Musrenbang ini, seiring dengan tuntutan pembangunan dengan melibatkan peran serta informal Ninik Mamak,’’ ketus Khairuddin.
Dengan tidak hadirnya walinagari serta Ketua Bamus Nagari Panti tanpa alasan pada Musrenbang kali ini, menimbulkan kekecewaan bagi pihak lainnya yang terkait dengan Musrenbang tersebut.
‘’Padahal, pembahasan Musrenbang ini sangat penting, karena menyangkut pembangunan fisik yang pada gilirannya dapat bermuara pada peningkatan kesejah teraan masyarakat,’’ tambah Khairuddin.
Khairuddin Simanjuntak, yang merupakan wakil rakyat di DPRD Pasaman dari Dapil II duduk sebagai utusan PBR ini menuturkan bahwa, Musrenbang tersebut selain membahas pembangunan nagari sekaligus sebagai langkah dalam menindaklanjuti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nagari (RPJMN) yang kemudian harus diselaraskan dengan RPJM tingkat kabupaten, guna mencapai masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan. RD90/RD100
5
Menteri Agama RI Bantu Perbaiki fasilitas MTI Canduang Rp300 Juta
Agam, BRM
Kementrian Agama RI siap membantu pondok-pondok pesantren atau sekolah agama di Sumatera Barat. Pemerintah Provinsi Sumbar diminta untuk meningkatkan menjalin komunikasi, sinergisitas dengan pemerintah pusat.
Hal itu ditegaskan Menteri Agama, Suryadharma Ali saat bersilaturrahmi dengan Tarbiyah Sumbar di Madrasah Tarbiyah Islaminyah (MTI) Canduang kecamatan IV Angkek Canduang Kabupaten Agam, Minggu (30/1). Pernyataan menteri agama tersebut tak main-main, dan dibuktikan dengan membantu MTI Canduang sebesar Rp300 juta. Dia cukup salut dengan Sumatera Barat karena nilai-nilai keagamaan masih cukup kental di masyarakat. Bukan itu saja, cukup banyak para tokoh ulama nasional yang muncul dari Ranah Minang. Salah satunya, Inyiak Canduang sebagai tokoh ulama dari Tarbiyah.
Menteri Agama Surya Dharma Ali juga meminta prioritas Pemprov Sumbar di bidang pendidikan keagamaan, untuk lebih memperhatikan sekolah dan pondok pesantren Tarbiyah serta puluhan pondok pesantren lainnya yang tersebar di berbagai Kabupaten Kota. Sebab, keberadaan pondok pesantren sangat penting saat ini. Tak hanya dalam bidang pendidikan, namun juga untuk memperbaiki nilai-nilai moral bangsa yang telah mulai mengalamami dekadensi.
Dalam kesempatan itu pula, Ketua Tarbiyah Sumatra Barat, H. Boy Lestari Dt. Palindih sangat berterima kasih atas kehadiran Menteri Agama Suryadharma Ali ke MTI sebagai wujud perhatian kepada sekolah dan pondok pesantren milik Tarbiyah ini. Apalagi, diberi bantuan dana sebesar Rp300 juta yang akan dipergunakan untuk memperbaiki fasilitas pondok pesantren serta mempelancar proses belajar mengajar.
Dikatakan H. Boy Lestari, saat ini terdapat sekitar 130 unit MTI dan Pondok Pesantren serta 8 Perguruan Tinggi di Sumbar. Kondisinya saat ini memang membutuhkan bantuan, apalagi pasca gempa banyak bangunan pondok pesantren yang rusak. Dijelaskannya, Tarbiyah adalah salah satu Ormas Islam yang cukup besar di Indonesia yang ada pada banyak provinsi di Indonesia. Usia Ormas Ahlul Sunah Waljamaah yang bermazhab Syafi’iyyah ini telah berumur 83 tahun yang bergerak dalam bidang Dakwah, Pendidikan, dan Sosial Kemasyarakatan. Di dalam Tarbiyah juga mempunyai organisasi Persatuan Wanita Tarbiyah Islamiyah (Perwati) dan Ikatan Pemuda Tarbiyah Islamiyah (IPTI). RD95.
6
BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN DPC HANURA PASAMAN: LEON FITRA IRFAN TERANCAM DI PAW
Pasaman, BRM
Anggota DPRD Kab. Pasaman yakni Leon Fitra Irfan dari Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat) terancam diberhentikan dari anggota dewan. Pasalnya, anggota DPRD yang belum genap dua tahun itu telah mengabaikan hasil Keputusan Rapat pimpinan Nasional (Rapimnas IV) Tahun 2009 tentang kontribusi dana dari anggota Legislatif Partai Hanura.
Kejelasan pemberhentian Leon sebagai anggota Partai Hanura berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Pasaman No. 25/SKEP-DPC PAS HANURA/17/01/11 yang ditandatangani oleh Ketua DPC Hanura yakni H. Erianto dan Sekretaris Dony Meifri tertanggal 17 Januari 2011.
Menurut H. Erianto Adiak diberhentikannya Leon dari keanggotaan Partai Hanura karena menindaklanjuti Surat Edaran DPP No. 243 /DPP-Hanura/XII/2009 terkait kontribusi dana anggota Legislatif terhitung sejak penerimaan gaji pada bulan ketiga sampai dengan berakhirnya masa tugas sebagai dewan.
Perlu diketahui, anggota Legislatif wajib setor ke rekening DPP Partai Hanura dan berdasarkan keputusan Rapimnas IV Partai Hanura No. 02/Rapimnas IV/DPP Hanura/X/2009 Pasal 7 tentang sanksi bagi anggota Legislatif yang tidak mentaati ketentuan penyetoran dan kontribusi tersebut dinilai melanggar AD/ART Partai Hanura serta peraturan lainnya, ungkap H. Erianto Adiak di ruang kerjanya Kantor DPRD Pasaman beberapa waktu lalu.
Ditambahkan H. Erianto, diberhentikannya Ia sebagai anggota Partai berdasarkan aturan Sidang Pleno terhadap Leon. Dan terbukti, Ia tidak menyetorkan dana kontribusi terhadap Partai Hanura dan saudara Leon tinggal menunggu Surat Recall dari DPP.
Ketua KPUD Pasaman, Yunzar Lubis kepada wartawan mengakui telah menerima surat tembusan tentang pemberhentian Leon dari keangotaan Partai Hanura dari DPC Hanura Pasaman, tetapi yang berwenang untuk itu adalah DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Hanura.
Di lain pihak, Leon menyebutkan, sekaitan dengan pengusulan SK pemberhentian dirinya dari keanggotaan DPRD dan di tubuh DPC Partai Hanura Pasaman, mengaku belum menerima surat pemberhentian tersebut. RD87/RD100.
|
7
Lomba KB-Kes, Luhak Nan Duo Dinilai Provinsi
Pasaman Barat, BRM
Kecamatan Luhak Nan Duo menjadi wakil Kabupaten Pasaman Barat dalam lomba Keluarga Berencana dan Kesehatan (KB-Kes) Tingkat Sumatera Barat tahun 2011. Selasa (9/2) lalu tim penilai provinsi sudah melakukan penilaian pada kecamatan tersebut.
"Bupati berpesan, dia tidak meminta menjadi juara, tapi dia minta agar Kecamatan Luhak Nan Duo menjadi yang terbaik di Sumbar pada lomba KB-Kes kali ini," ujar Sekretaris Daerah Pasbar, Hermanto saat sambutannya saat pembukaan lomba tersebut mewakili Bupati Pasbar.
Menurutnya, keberhasilan akan diraih bila koordinasi dan komunikasi dilakukan dengan baik antara kecamatan khususnya PKK kecamatan dengan nagari, jorong-jorong dan masyarakat.
"Intinya, koordinasi dan komunikasi yang baik dari segenap elemen masyarakat. Jadi jangan sampai ada miskomunikasi baik antara kecamatan, nagari, jorong serta masyarakat," ungkapnya.
Dikatakannya, dalam kegiatan ini, sebenarnya mendapatkan juara bukan segala-galanya. Namun perubahan perilaku masyarakat yang diutamakan, seperti perilaku yang peduli pada kesehatan pribadi dan lingkungan, aktif dalam program PKK dan KB.
"Setidaknya ada tiga program yang ada di masyarakat yaitu PKK, KB, dan Kesehatannya. Yang utamanya adalah bagaimana kita bisa mengubah perilaku masyarakat," tandas Hermanto.
Dengan adanya kegiatan tersebut akan memberi warna tersendiri dalam kehidupan Masyarakat di Kecamatan Luhak nan Duo. Dan tak juga terlepas dari harapan, masyarakat Luhak Nan Duo bisa membawa nama Pasaman Barat ke tingkat Nasional.
Sementara itu dikesempatan yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasaman Barat, Nina Baharuddin R mengatakan, tujuan dari lomba tersebut adalah adalah untuk mensosialisasikan Keluarga Berencana dilingkungan masyarakat dan untuk meningkatkan kesadaran akan hidup sehat.
Disamping itu untuk mendorong masyarakat melaksanakan aktif dalam kegiatan yang telah dilaksanakan kabupaten pada kegiatan dalam masyarakat , seperti KB gratis yang diadakan di Puskesmas Jambak, Sunatan Massal, membuat tong sampah, untuk sampah basah dan sampah kering., serta tempat untuk mencuci tangan.
Serta juga dengan meningkatnya berbagai Posyandu, termasuk Posyandu Amanah, yang dipusatkan di Ophir , dan dengan adanya Posyandu maka semakin berkurangnya, AKI, dan AKAB, meningkatnya Gizi Masyarakat, imunisasi anak dan bertambahnya pengetahuan Masyarakat akan Keluarga Berencana, dengan Melalui, PIL, dan Impalnt. RD96/RD98
8
RSUD Pasbar Terus Berbenah
Simpang Ampek, BRM
Sebagai lembaga pelayanan publik yang menuntut kepuasan masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat terus melakukan pembenahan terutama bidang infrastruktur dan pelayanan medik.
Hal tersebut terlihat dari upaya manajemen RSUD dan Pemda Pasbar serius membenahi rumah sakit tersebut.Saat ini sudah selesai dibangun dua unit ruang rawat inap, kategori kelas dan VIP.
Wakil Bupati Pasbar, Syahrul Dt. Marajo saat melakukan kunjungan kerja ke RUSD, Selasa (8/2)mengatakan,Pemda Pasbar akan berupaya sekuat kemampuan untuk terus mengembangkan pusat kesehatan tersebut dalam tahun ini sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.
Kepada pihak RSUD diharapkan untuk menyiabkan segala sesuatunya sebagai penunjang dan memperlancar pengembangan RSUD ditahap selanjutnya.
"Dibuatkan denah kondisi rumah sakit pada kondisi sekarang, nanti kita sandingkan dengan master plan yang telah dibuat sebelumnya. Biar jelas tahap pertahap pembangunan yang akan kita lakukan tahun ini," kata Wabup.Sebelumnya master plan RSUD tersebut sudah dibuat dan saat ini di pajang di lobi kantor bupati Pasbar.
Lebih lanjut ia katakan, keberadaan RSUD Pasaman Barat yang lengkap fasilitas dan memadai sangat diharapkan masyarakat. Disamping itu kondisi Pasbar yang kian maju dan penduduknya tumbuh pesat. Untuk itu, pemerintah akan terus berupaya meningkat seluruh fasilitas infrastruktur serta pelayanan RSUD Pasaman Barat.
Sementara itu Kepala RSUD Pasaman Barat, Aris Tedjo Priharto secara terpisah mengatakan, untuk memberikan pelayanan optimal dan prima pada pasien RSUD, pihak RSUD berusaha memberikan pelayanan prima terhadap pasien dan keluarga pasien serta menyiapkan tenaga medis serta petugas kesehatan lainnya, sesuai kebutuhan.
"Kita berusaha menjadikan RSUD ini menjadi pusat kesehatan terbaik di Pasaman Barat. Hendaknya, pasien yang datang cukup sampai di RSUD ini saja sudah sembuh penyakitnya tidak perlu dirujuk lagi kerumah sakit lain," ujarnya.
Namun untuk sampai kepada tingkat yang dicita-citakan itu dikatakan Aris Tedjo masih banyak yang perlu dibenahi terutama pada sektor infrastruktur dan peralatan, serta tenaga ahli.
Lebih lanjut ia jelaskan, sampai saat ini RSUD itu memiliki 22 orang dokter yang terdiri dari 4 dokter spesialis, 16 doketr umum dan 2 orang dokter gigi.Disamping itu dibantu oleh perawat yang berjumlah 157 orang.Sementara tenaga non perawat berjumlah,103 orang dan tenaga non medis berjumlah, 49 orang.
"Total pegawai kita saat ini mulai dari tenaga medis, perawat, non medis dan non perawat adalah sebanyak 314 orang,terdiri dari 229 PNS, 8 honor daerah dan 77 tenaga kontrak," jelasnya.
Sementara untuk jenis layanan rawatan atau rawat inap terdiri dari, interne, bedah, anak, kebidanan dan ICU dengan jumlah tempat tidur sekitar 80 buah. Untuk rawat jalan terdiri, poli umumn, mata, anak, bedah, kebidanan, gigi dan fisio terapi. Untuk fasiltas penunjang lainnya saat ini RSUD Pasbar memiliki, IGD, kamar operasi, laboratorium, ronsen, gizi, IPRS, Rekam Medik, UPAT dan apotik. Juga dilengkapi dengan fasilitas musalla dan kantin. RD96/RD98
9
Indonesia Ditantang Meningkatkan SDM Tenaga Kerja
Pasaman Barat, BRM
Dalam rangka upaya memenuhi tuntutan negara-negar maju khususnya negara barat yang merupakan representatif masyarakat terhadap persyaratan suatu produk barang atau jasa. Indonesia saat ini ditantang meningkatkan Sumber Daya manusia dalam sektor ketenaga kerjaan.Hal itu berlaku untuk tenaga kerja yang sudah bekerja maupun yang akan memasuki dunia kerja.
Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Pasaman Barat, Syahrul Dt. Marajo saat membacakan amanat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI pada peringatan hari keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Kabupaten Pasaman Barat tahun 2011, Rabu (10/1) di lapangan upacara Sekolah Dasar Andalan Generasi yang terletak pada lokasi perkebunan PT Agrowiratama, Kecamatan Sungai Aur.
Peringatan hari K3 kali inik merupakan tahun kedua bangsa Indonesia untuk berjuang, berperan aktif dan bekerja secara koletif dalam mendukung cita-cita besar rakyat Indonesia, untuk mewujudkan Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015.
Kita ketahui bersama bahawa perkembangan negara kita di berbagai sektor termasuk di sektor ketenagakerjaan menunjukan dinamika yang lebih baik, maju dan berkelanjutan. Unuk peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. Salah satu tantangan besar yang kita hadapi di sektor ketenagakerjaan pada saat ini adalah kualitas sumber daya manusia, baik yang akan memasuki dunia kerja maupun yang telah bekerja di perusahaan. Terang Wabup seraya menyampaikan Amanat Menteri tersebut.
Ditambahkannya, Bahwa Kementerian Tenga Kerja dan Tranmigrasai telah menjelaskan usaha-usaha nyata untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia baik melalui optimalisasi Balai latihan Kerja, kerja maupun kerjas sama dengan perguruan tinggi, lembaga diklat swasta maupun pusat diklat di perusahaan perusahaan besar.
Diharapkan dapat mengantisipasi kecendrungan beralisasi dan globalisasi yang saat ini sedang berlangsung untuk kesiapan menghadapai dan mengatasi segala kemungkinan dan tantangan yang terjadi dalam perdagangan bebas.
Kepada seluruh bangsa Indonesia diserukan untuk bersama-sama berkompetisi dan memenangkan persaiangan perdagangan bebas AFTA tahun kedua.
"Beberpa tahun terakhir ini Negara-negara maju khususnya menuntut persyaratan suatu produk barangatau jasa antara lain harus memiliki mutu yang baik, aman dipergunakan, ramah lingkungan dan memenuhi standar internasional tertentu di antaranyaISO 9001 series, ISO 14000 series dan SMK, jelasnya.
Selain itu, Wabup juga menyampaikan bahwa Menteri Tenaga Kerja dan Tranmigrasi pada kesempatan yang baik tersebut menghimbau, mengajak dan mendorong agar kementerian di semua sektor, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, para Cendikiawan, Peruruan Tinggi, organisasi profesi, assosiasi, pimpinan perusahaan, pekerja, masyarakat dan lain-lain untuk melakukan upaya-upaya kongkrit pelaksanaan K3 dilingkungannya masing-masing. Sehingga pelaksanaan K3 menjadi gerakan seluruh bangsa Indonesia.
Peringatakan hari K3 di Pasaman Barat selain dihadiri para kepala SKPD, camat se Pasbar juga dihadiri pimpinan-pimpinan perusahaan yang ada di wilayah Pasbar. Acara juga dimeriahkan penampilan merching band milik SD tempat pelaksanaan upacara. SD tersebut merupakan tempat bersekolahnya anak-anak karyawan PT Agrowiratama. RD96/RD98
10
Sembilan Pejabat Baru Kembali Dilantik
Simpang Ampek, BRM
Rotasi dan mutasi kembali dilaksanakan di lingkungan pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.Jumat (4/2) sebanyak 9 orang pejabat eselon III, IV dan Kepala sekolah di lantik oleh Sekretaris Daerah Pasbar, Hermanto mewakili Bupati Pasaman Barat, Baharuddin R.Hermanto menegaskan, mutasi dan rotasi kali ini guna mengisi jabatan yang kosong karena pejabat lama pindah tugas atau pensiun. Pengisian kekosongan tersebut sengaja dipercepat guna memaksimalkan kinerja perangkat daerah,mengingat semakin beratnya tugas daerah untuk membangun Pasbar yang lebih maju.
Dengan dilantiknya pejabat baru tersebut dikatakan Hermanto sudah sekitar 75 persen, jabatan struktural dan fungsional yang terisi dilingkungan Pemda. Pasbar.
"Mulai saat ini, tidak ada lagi alasan terkendala kerja, karena seluruh pejabatnya sudah terisi,"katanya.
Selain itu, Sekda juga mengutarakan mutasi dilakukan pada dasarnya agar dapat menempatkan sosok aparatur sesuai dengan kompetensi yang dimiliki dengan tugas pokok dan fungsi sesuai jabatan yang diduduki.
"Tidak tertutup kemungkinan, apa yang kita lakukan belum memuaskan semua pihak. Hal itu akan terus diupayakan agar bisa diviasinya semakin kecil, sehingga pelaksanaan tugas betul-betul dapat dilakukan oleh pejabat tersebut," tukas Hermanto
Ia berharap, seluruh pegawai melaksanakan tugas dengan baik guna membantu bupati mewujudkan visi dan misi selama periode lima tahun ke depan. Pejabat baru juga tidak perlu mengungkit kelemahan pejabat lama.
Jabatan merupakan salah satu yang membahagiakan bagi PNS dalam menempuh jenjang karinya. Namun jabatan itu adalah amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Bekerja sepenuh hati, tanggung jawab tinggi, bekerja sesuai aturan serta tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji.
"Jadilah pejabat yang baik, menjadi tauladan dimata masyarakat dan panutana dilingkungan kerja. Melayani, mengayomi masyarakat dan sebaliknya jangan minta dilayani atau minta pamrih," terangnya.
Adapun pejabat dilantik tersebut adalah, eselon III, Getri Adenis, sebagai Kabag. Kesejahteraan Rakyat. Eselon IV, Fauzi sebagai Kasi. SLTP/SLTA Dinas Pendidikan, Reflisman, Kasi. Sarana Prasarana SLTP/SLTA, Ali Awar, Kasi. Penempatan dan Pelatihan tenaga kerja, Yulhamas, Pj. Kasi di DPKAD, Muslim Nasution, Kasi. di DPKAD, Dafniharti, Kepala UPT Balai Penyuluh Pertanian Parit Kecamatan Koto Balingka. Kemudian, Amri sebagai kepala SMKN 1 Kinali dan Darmawati sebagai kepala SDN 17 Ranah Batahan. RD96/RD98
11
Camat Mapattunggul dan Rao Selatan Dilantik
Pasaman, BRM
Sederetan Agenda kegiatan pelantikan dan serah terima jabatan camat serta Tim Penggerak PKK Kecamatan oleh Bupati Pasaman pada hari keempat, Kamis 10/2 merupakan sebuah perjalanan panjang yang cukup melelahkan. Dua kecamatan di belahan utara Kabupaten Pasaman tersebut adalah Kecamatan Mapat Tunggul dan Rao Selatan.
Pagi-paginya rombongan Bupati Pasaman bersama Ketua DPRD Yasri dan sejumlah Muspida dan pejabat SKPD yang turut serta berangkat dari Kota Lubuk Sikaping menjun Lubuak Gadang, ibukota kecamatan Mapat tunggul. Dengan berdayung sampan untuk menyeberangi Batang Sumpur, Tiba di lokasi dengan sambutan hangat warga Lubuak Gadang.
Pemusatan Acara di Pasar Lubuak Gadang tersebut dalam rangka pelantikan dan serah terima jabatan camat serta Tim Penggerak PKK Kecamatan dari Camat yang lama Drs Tasrin Yulis kepada Drs. Azwar.
Selanjutnya, Pelantikan dan serah terima jabatan camat Rao Selatan di Aula SDN 03 Tanjuang Botuang oleh Bupati Pasaman, dari Camat yang lama Drs. Darlius kepada Miris, S.Ag. untuk Tim Penggerak PKK kecamatan dipimpin oleh Wakil Ketua Umum GOW Pasaman dr. Hj. Hidayah.
Kedatangan Bupati dan rombongan mendapat sambutan meriah dari penampilan Grub Qasidah Rebana Rao Selatan. Dan ratusan masyarakat berkerumun menyambut gembira kedatangan orang nomor satu Pasaman ini.
Bupati Pasaman H. Benny Utama, SH MM dalam sambutannya menyatakan bahwa dipilihnya Miris, S.Ag yang berlatar belakang Sarjana Agama, karena masyarakat Rao Selatan sangat kental dengan ketaatan dalam pengamalan agama.
Disamping itu, Rao Selatan merupakan miniaturnya Pasaman, karena kecamatan ini dihuni oleh multi etnis, ada suku Minang, Suku Batak, Mandailing dan Jawa, sehingga satu-satunya kecamatan yang paling bervariasi baik dari tradisi adat istiadat maupun segi berkomunikasi dan interaksi sosialnya.
Tokoh masyarakat Rao Selatan yang hadir terdiri dari Wali Nagari, Ninik Mamak adat dari Suku Minang dan Hato Bangun dari Mandailing dan Batak serta jajaran PNS dan para guru sekolah serta para pelajar yang tersebar di Kec. Rao Selatan.RD87/RD100
CV BERSAMA GRUB
DISTRIBUTOR UNTUK DAERAH SUMATERA BARAT DAN SEKITARNYA MENYEDIAKAN PENGADAAN BIBT AYAM – PAKAN – OBAT-OBATAN - ACCESSORIES DAN LAINNYA
ALAMAT: JLN. PROF. DR. HAMKA NO 217 NAGARI TANJUANG BARINGIN – LUBUK SIKAPING - PASAMAN TLP. 0753-321857, CONTACT PERSON: MAWARDI HP: 085265032081 - 081993942434